Minggu, 19 September 2010

maybe it's the way

Dari dulu, tapi gak dulu-dulu banget sih, dari smp kali yah? iya iya. Aku pengen banget nyoba-nyoba bikin film, pertamanya mungkin gara-gara ngeliat film-film yang kakak aku tonton soalnya dia itu sukaaaaaaaaaaaa banget nonton film, dvd juga banyak banget dirumah. nah dari situlah jiwa perfilman aku bangkit HAHA ikut ngumpulin dvd, browsing-browsing tentang produser, sutradara, bla bla bla tentang film lah. Malah pengen banget belajar acting.

sempet aku minta handycam ke my beloved fabulous daddy, tapi belom dikasih sampai sekarang. kenapa aku bilang belom? soalnya pasti dikasih someday -gatau kapan- tapi pasti deh *hehe. waktu itu, pas lagi jadi pengangguran nunggu kuliah masuk hampir aja dibeliin tapi karena satu dan lain hal yang tidak dapat disebutkan ngga jadi dibeliinnya. disappointed? absolutely yes. tapi semoga aja ada kesempatan lagi yaaaaaah.. *lain kali.

$$$

pas aku masuk kuliah, ada tes toefl buat mahasiswa barunya. kata papih aku, "belajar yah, ntar kan kalau nilai toefl-nya diatas 500 enak, gausa ikut kelas bahasa inggris, langsung dapet nilai A."
yang aku pikirin cuman, "iya yah enak banget kaya gitu. boleh boleh boleh.." maka, mulailah aku giat belajar, mencuri-curi waktu di sela-sela waktuku sebagai pengangguran -waktu tidur maksudnya- padahal temen aku yang lainnya nyantai aja gak ada yang buka buku -katanya sih gituuu-.

12 Agustus 2010, hari dimana aku tes toefl.
31 Agustus 2010 -kalo gak salah-, aku liat hasil tesnya. jengjeeeeng!!450 sajaaaa. pfiuuh lemes deh* bahkan hasilnya turun dari yang lalu.

hey, tapi tau tidak? ternyata dan ternyata tugas akhir kuliah bahasa inggris aku adalah...
membuat film !dan gak ada tertulisnyaaaaaa .yeey!
 thank you buat pak Amin Basuki, dosen bahasa inggris aku yang baik nan wonderful juga ganteng *haha


$$$

kita boleh aja bersedih karena apa yang kita mau gak tercapai. tapi kesedihan itu gak boleh berlanjut kita harus tetep move on dengan semangat baru. mungkin ini yang disebut yang terbaik menurut Dia nggak selalu sama dengan apa yang terbaik menurut kita, gak selalu sama dengan apa yang kita mau di dunia ini. Thanks to Allah :)) yang selalu ngasih kesempatan buat aku dengan caraNya, makasih udah selalu membuat semuanya menjadi indah walaupun dengan jalan yang berliku. Alhamdulilaah..

Sabtu, 18 September 2010

cita-cita

hai, meet me again, cynthia dewi imelia di Jokjakartaaaaaa!
pertama kali kaki aku menyentuh tanah Jokja, "panas banget yah.." mata aku aja sampai sipit ngalahin para cinaers deeeh hehe *piss

hei! tapi malam ini hujan menyambut kedatanganku. yey! panas cepatlah pergi. syuh syuh! :)
bener bener ngga berasa deh, tadi pagi aku masih makan bareng sama keluarga aku di Bogor, mamih papih kakak juga adik adik aku yang nyebelin buanget tapi ngangenin parah haha tapi sekarang aku udah makan di Jokja lagi sama mba kos aku. Ya, Jokja, kota dimana aku akan menuntut ilmu. Tidaklah mudah untuk berada disini. Kota baru, rumah baru, kamar baru, orang-orang baru, teman baru, pergaulan baru, semuanya serba baru, and I have to face it alone.

So, this is it, dunia kedewasaan. Semua orang sibuk berpikir tentang dirinya, bagaimana menjatuhkan orang lain tanpa terlihat melakukannya, bagaimana terlihat hebat tanpa mempraktekannya. Bingung? Aku juga. Bagaimana bisa? Ngomong apa sih? Pasti itu kan yang ada dipikiran kalian sekarang? Sorry, cant explain it.

Suatu ketika, aku mengeluarkan semua buku yang sudah tersusun rapi di dalam kardus samping meja belajarku. Ada banyak buku disitu. Lalu aku mengambil binder kecil berwarna kuning dan membukanya. Buku biodata waktu SD! Tau kan? Yang isinya nama, alamat, hobi, makes, mikes? I mean, makanan kesukaan, minuman kesukaan. Gak lupa juga ada cita-cita dibawahnya, aku hampir lupa, sedari SD ternyata aku sudah menuliskan “SARJANA EKONOMI” sebagai cita-citaku. Entah apa yang ada dipikiran anak kecil polos berumur sekitar 9 atau 10  tahun tentang menjadi sarjana ekonomi.

Aku baru sadar aku hampir dekat dengan cita-citaku itu. Tapi tau kan anak kecil tidak pernah serius dengan cita-citanya? (giggle).

hei, hujannya berenti .

Jumat, 17 September 2010

new chapter in my unpredictable life

like many people, I always say that my life is full of joy, laugh, and bla bla bla about happiness.
but in reality, my life is more than that. madness and sadness also play a role to make it more interesting and I'm thankful for that.
college -place where many great, smart, unstoppable people study- is where I am now. scared? yes, of course. also I am surprised that I can be here, gadjah mada university, faculty of economics and business. excited? don't ever ask.
be in here is like "wow, is it me?"
first time I arrived, "oh my god, it's not my place.."
second time, "you can see, like, it's a good building to become faculty ..(?)"
third time, "yes, they're soooooooo friendly."
fourth time, "oh my god, they're so active." I mean they like to criticize something -in good way-. they are brave, they are amazing.

I felt like I am the most stupid there. you know? I'm sure, there's no one want to replace my place. don't even try. but then I realize -alhamdulilaaaah- that there is always first time and the most important is I believe that I deserve to be there.

it's called LOVE


one of my cerpenpenpen banget haha* lagi gak ada kerjaan nih. read it! :))


Sore itu hujan sangat deras. Ia menghampiriku dan mengajakku pulang bersama. Surat yang sudah basah ujungnya itu ia berikan padaku di depan rumahku lalu kuberikan senyum terindahku padanya dan berlari kecil masuk kedalam rumah.
Malam ini, saat jangkrik sedang tertidur pulas. Aku terdiam di depan kertas putih kosong ini. terus saja menatapnya tanpa tau apa yang akan kutulis. Kertas ini akan menjadi surat cinta pertamaku untuknya. Tapi tangan ini hanya bisa menggenggam pulpen tanpa kuasa untuk menggerakkannya, tidak bisa membuat pulpen ini menari diatas kertas kosong seperti yang biasa aku lakukan. Bagaimana tidak? Aku hanya seorang perempuan yang baru merasakan indahnya dicintai dan mencintai.
...
...
10 menit
30 menit
47 menit
59 menit
85 menit
115 menit
Kaupikir berapa lama lagi aku bisa menatapmu? Secarik kertas putih kosong yang bisa membuatku hilang akal sehatnya. Secarik kertas putih calon surat cintaku.
120 menit
135 menit
Aku belum juga mengalihkan pandanganku dari kertas putih kosong itu. Memutar otakku sekencang mungkin. Bahkan mengalahkan putarannya saat sedang menyelesaikan soal fisika. Aku menggeram kesal. Mengapa sudah dipandangi pun masih tidak tau, bodoh sekali. Aku hanya ingin menulis namanya di hatiku, menguncinya dan tidak akan aku lepas. Terbayang saat dia tertawa padaku, mengelus rambutku, dan caranya menatapku. Semua hal yang aku kagumi darinya, ketulusan yang terpancar dari matanya, kesucian auranya yang begitu transparan.
Ah ya! Senyumku mengembang menggantikan manyun yang aku buat selama kurang lebih dua jam. Aku membalikkan kertas putih itu, menuliskan kata cintaku pada bagian yang berwarna kuning.
“aku mencintaimu dengan tulus. Seperti kertas putih ini, aku akan menjaga hatimu yang suci itu. Tidak ingin menodainya.”
Diantar dengan senyum kecil dibibirku aku melipat kertas itu lalu memasukkannya ke dalam amplop kecil yang sudah aku sediakan.
dari kekasih yang selalu akan menyayangimu. Love, Merila Dianovastasia Alika.

this is me guuuys

yes, I want to be a dancer someday. LOL

of course I love fashion !
nice to meet you :))

Kamis, 16 September 2010

it's "welcome" *big smileee :)))

so.. this is it, place where I belong. haha lebay banget rasanya.. but i'm too excited to start blogging :DD yippie (!)

first year in college ,
first time living alone ,
first time feeling like "ugh, so free .yay!"
and , first time blogging (!)

world, here I am, no judge, no rules, just dirty dirty little secret hehe nope only me, the honesty :)

Translate ;))