Jumat, 17 September 2010

it's called LOVE


one of my cerpenpenpen banget haha* lagi gak ada kerjaan nih. read it! :))


Sore itu hujan sangat deras. Ia menghampiriku dan mengajakku pulang bersama. Surat yang sudah basah ujungnya itu ia berikan padaku di depan rumahku lalu kuberikan senyum terindahku padanya dan berlari kecil masuk kedalam rumah.
Malam ini, saat jangkrik sedang tertidur pulas. Aku terdiam di depan kertas putih kosong ini. terus saja menatapnya tanpa tau apa yang akan kutulis. Kertas ini akan menjadi surat cinta pertamaku untuknya. Tapi tangan ini hanya bisa menggenggam pulpen tanpa kuasa untuk menggerakkannya, tidak bisa membuat pulpen ini menari diatas kertas kosong seperti yang biasa aku lakukan. Bagaimana tidak? Aku hanya seorang perempuan yang baru merasakan indahnya dicintai dan mencintai.
...
...
10 menit
30 menit
47 menit
59 menit
85 menit
115 menit
Kaupikir berapa lama lagi aku bisa menatapmu? Secarik kertas putih kosong yang bisa membuatku hilang akal sehatnya. Secarik kertas putih calon surat cintaku.
120 menit
135 menit
Aku belum juga mengalihkan pandanganku dari kertas putih kosong itu. Memutar otakku sekencang mungkin. Bahkan mengalahkan putarannya saat sedang menyelesaikan soal fisika. Aku menggeram kesal. Mengapa sudah dipandangi pun masih tidak tau, bodoh sekali. Aku hanya ingin menulis namanya di hatiku, menguncinya dan tidak akan aku lepas. Terbayang saat dia tertawa padaku, mengelus rambutku, dan caranya menatapku. Semua hal yang aku kagumi darinya, ketulusan yang terpancar dari matanya, kesucian auranya yang begitu transparan.
Ah ya! Senyumku mengembang menggantikan manyun yang aku buat selama kurang lebih dua jam. Aku membalikkan kertas putih itu, menuliskan kata cintaku pada bagian yang berwarna kuning.
“aku mencintaimu dengan tulus. Seperti kertas putih ini, aku akan menjaga hatimu yang suci itu. Tidak ingin menodainya.”
Diantar dengan senyum kecil dibibirku aku melipat kertas itu lalu memasukkannya ke dalam amplop kecil yang sudah aku sediakan.
dari kekasih yang selalu akan menyayangimu. Love, Merila Dianovastasia Alika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate ;))