goresan kerut di pipimu menggambarkan segala bentuk keringatmu,
tangan besar yang kini tak mampu menggendongku lagi terasa begitu hangat ketika bersalaman denganmu,
senyuman yang tersungging dari bibirmu membuatku tidak bisa berkata,
kau selalu mengajarkanku pahit manis garam kehidupan,
tidak pernah ada keluh kesah yang kau tampakkan,
kesabaran, kejelianmu, membuatku ingin kau selalu bangga akan diri ini,
selamat ulang tahun, PAPIH,
tidak ada bingkisan yang bisa kukirimkan dari kota ini,
maaf karena harus telat satu hari menulis blog ini.
imel sayang papih,
ketika aku menapakkan kakiku dikota ini, akan selalu kuingat untuk apa aku disini,
nanti, saat aku pulang, semoga bisa kutorehkan lagi setetes tinta kebanggaan untukmu,

Papi terharu sekali
BalasHapusTerimakasih nak, Papi pasti sayang imel selamanya
Semoga anak2 papi mampu meraih cita2nya dalam rangka mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan yang penuh dengan keberkahan serta kemuliaan dunia dan akhirat alias anak2 yang Shalehah, Aamiin.
amiiiin, bismillah berhasil :D
BalasHapus