jam 03.48 aku bangun buat sahur. seperti biasa.. hal pertama yang dilakuin kalo mata udah melek adalah.. jengjengjengjeeeeng *drum, please..* liat handphone!
salah satu bbm dari temanku,
Apakah karma itu benar-benar ada? kurasa iya. apa yang kualami saat ini menurutku karma atas perbuatanku yang entah kapan pernah kelakukan. entah sekarang atau nanti kamu akan merasakan apa yang kurasakan akibat perbuatanmu. sakit yang kurasa tidak ada apa-apanya dibandingkan sakit yang akan kau rasakan. kau akan mempunyai kehidupan tanpaku. tidakkah kau berfikir orang-orang di kehidupanmu nanti yang juga akan merasakan karma atas perbuatanmu?
apa pernah aku menyakitimu?
jangan pernah merasa paling benar dan tidak melakukan kesalahan. namun, sejujurnya tiada pernah ada niatan untuk menyakitimu selama aku bersamamu.
apa yang dimaksud dengan benda itu? untuk apa kamu berikan benda itu kalau kamu sendiri tidak bisa menjaga semuanya? untuk apa kata mahar? itu semua terdengar seperti janji ataupun sumpah.
apa yang disebut dengan "DP" yang pernah terucap dari mulutmu? apa itu cuma penutup dari sesuatu yang disebut dosa?
apa balasan dari ketulusan yang sudah kulakukan saat aku mencintaimu? pantaskah suatu ketulusan dibalas dengan semua permainanmu? kenapa tidak kau pergunakan otakmu saat itu? masih pantaskah jika kulakukannya lagi untukmu?
jika kamu telah pergi dari kehidupanku, pergilah. ini pembelajaran untukku. pembelajaran apa itu yang dinamakan ikhlas. tak perlu kau kembali lagi dengan sejuta janji dan senyuman terbaikmu. aku tak tergoda. semua sudah berakhir, dan aku baik-baik saja.
aku tidak membencimu, ingatlah itu. aku selalu ingin berterimakasih atas pengalaman yang telah kau berikan walaupun itu menyakitkan. aku berterimakasih atas kebahagiaan yang pernah kau berikan. siapapun kamu, ingatlah aku wanita kuat yang tidak akan menangis lagi karenamu.
by : Kimashita .
mba shita itu adalah salah satu seniorku di marching. dia adalah seorang teman dan kakak. aku gatau apa yang lagi dia rasakan, karena memang kami tidak banyak bercerita tentang kehidupan pribadi kami. tapi, tulisan ini, seperti obat, jika sedang sedih aku akan langsung membacanya dan merasa semuanya baik-baik saja.
tau siapa yang aku ingat saat membaca tulisan ini? aa. ya, itulah inisial dia. pria yang pernah aku suka sampai rela berkorban apapun. pagi tadi, saat selesai solat subuh, aku membuka hapeku dan melihat namanya bertengger di list missed call-ku.
22 agustus 2011, one missed call . 5:19am
tidak ada rasa sakit hati lagi ketika membaca namanya. namun, ada sedikit harapan. entah, harapan apa. niatku ingin mengiriminya sms aku urungkan. aku tidak akan menjadi seorang wanita pengemis cinta pada dia yang menyia-nyiakanku.








