"Aku benci dengan diriku sendiri...tapi aku lebih benci kalau dalam hidupku aku tak mampu menghargainya. Aku berharap sekali ingin menjadi orang lain...tapi aku lebih mengharapkan aku seperti adanya aku untuk orang lain."by : Niets Cempluk, seorang sahabat.
Aku selalu mencari sebuah kalimat yang menggambarkan betapa aku ingin menjadi orang lain. tapi juga sangat besar keinginanku untuk tetap menjadi aku. dan akhirnyaaaaa aku menemukan kalimat ini. bijak dan terasa kekentalan manis, asam pedas, dan asin. entah, aku hanya mencintai kalimat ini hingga aku rasa harus aku posting dalam blog-ku :)
rumput tetangga memang selalu lebih hijau, tapi toh rumput kita tidak juga menjadi coklat dan gosong terbakar matahari, bukan?
Aku sayang cempluk. seorang teman yang senang membantu orang lain di tengah kesibukan dan kegalauannya. kita selalu percaya bahwa ada celah kecil dalam kesedihan, bukan titik puncak menuju kegalauan tingkat atas. tapi titik menuju jalan kebahagiaan.
Aku rindu bercerita dan menghabiskan waktu bersama di kala malam setelah latihan. senda gurau dan gosip-gosip hangat serta omongan tentang cowok ganteng idaman masing-masing dari kita. seperti sudah bukan jamannya lagi. kini kita menapaki jalan berbeda. aku padaku dan kamu padamu. ah! postingan apa ini? seperti wanita yang galau setelah putus dari sang kekasih.
tetaplah menjadi cemplak cempluk joss! :)))
kept posting mel :)
BalasHapusHuaaaaaaaaaa T_T terharu sama Imell....
BalasHapuskangen Imel banget....(^^)
aku juga sayang sama Imel ^.^
Hug Hug Hug....
makasih imel...:-*
semangat cempluk! hug hug hug :))
BalasHapus@anonymous: kok gak dikasih nama? hehehe pasti :) i love it!