COBA PIKIR!
lagi-lagi malam ini aku harus menyaksikan dia tertawa bersama dengan teman-temannya itu. tidakkah ada sedikit aku di dalam otaknya? tidakkah dia berpikir untuk mengerti aku?
jika kalian bilang tidak seharusnya aku cemburu pada teman-temannya itu, coba pikir. bahkan dia tidak menggubris aku ketika bersama mereka, aku ada menunggunya saat itu. masihkah terbesit "tidak seharusnya aku cemburu'? "tidak seharusnya aku marah"?
berapa banyak lagi aku harus mengerti dirinya?
berapa lama lagi aku harus menunggunya?
coba pikir!
*mikir*
BalasHapusaduh mba, jadi maluuu :p
BalasHapussabar imeeeeeeeeeel, tabok aja kalo nakal :D
BalasHapusyoi banget ciiiiils
BalasHapus